Entry: poligame-y Saturday, December 30, 2006



Of course, each person has their own way to hide that bitchiness.


Unfortunately, sometimes we just can’t hide it anymore. Even Aa Gym has failed to hide his sexual passionate above the line. Gue baru tahu, ternyata istri keduanya Aa Gym adalah keponakannya Pak Habibie, yang katanya baru-baru ini masuk majalah forbes sebagai salah satu dari 100 orang terkaya di dunia! OH, WOW!!! Beliau punya saham dimana-mana, mostly IT companies. OH WOW… that’s what I call an engineer with teriffic sense of business…

Tentu saja fakta itu memunculkan beberapa isu-isu tak sedap. Salah satunya: Aa Gym ingin punya pasive income, lewat istri keduanya yang super duper tajir itu… hahaha, sinting!!!

But, of course, fakta bahwa Aa Gym, pendakwah yang selama ini digilai masyarakat

Indonesia

, eventually…. Can’t hide his sexual passionate anymore. It was so funny, like seeing a holy person eventually making a sin. The devil must be partying all nite long right now. Akhirnya nafsu seksual memenangkan logika manusia!

Setiap laki-laki yang berpoligami pasti bercuap-cuap banyak alasan. Mereka berhak menjustifikasi perilaku mereka itu, karena toh nggak dilarang sama agama dan hukum (kecuali untuk PNS). Tapi, tentu saja, alasan utama seorang laki-laki menikah lagi, hanya satu: nafsu seksual.

Sedangkan untuk istri yang dimadu, gue percaya alasannya tak lain agar suaminya tak jajan di kompleks pelacuran, melainkan jajan dengan wanita yang “jelas”. Setiap suami

kan

~at least~ pernah selingkuh, once on their marriage. Karena fakta itu tak terbantahkan, and they can’t do nothing about it, maka sang istri akhirnya merelakan suami mereka sama wanita yang jelas dan “bersih”. Habis, dilarang juga masih curi-curi, sih!

Oh, love… where are you now? Are you lost in the rain, or just flying across with the hands of time? Dimanakah janji setia-sehidup-semati sepasang insan: in good or worst, we will always be together, ‘till the dead apart…. 

Or you just crossed your finger behind your back when you say the words? Then correct it…

in good or worst, we will always be together, ‘till a sexy-young-and way more attractive-other-woman come into my life, atau mungkin sampai istri saya tidak bisa memuaskan libido saya lagi… atau sampai istri saya menopause saja kali yah…

Oh, Gosh… please dong ah….

OHYA, u gotta read this article!!!

70351505243108052006covertabloidpoligami Jakarta, Rakyat Merdeka. Desas-desus segera beredarnya Tabloid Poligami yang belakangan ini mulai menjadi kekhawatiran publik terutama kaum perempuan disambut Dewan Pers dengan hati-hati. Sikap mereka nyaris sama saat majalah Playboy versi Indonesia akan terbit.
“Silakan saja jika ingin terbit, cuma apakah akan melanggar kode etik jurnalistik itu baru bisa kita sikapi saat mereka terbit. Susah bagi kita menilai kalau saat ini,” ujar anggota Dewan Pers, Leo Batubara kepada Rakyat Merdeka usai menjadi saksi ahli sidang Sarah Azhari di PN Jakarta Barat, Senin (8/5) siang tadi.
Nama tabloid milik pengusaha Ayam Bakar Wong Solo, Puspo Wardoyo yang bersentuhan dengan istilah yang selama ini dianggap tabu oleh kaum perempuan pun belum bisa dianggap Dewan Pers sebagai senjata untuk melarang penerbitannya.
Leo mencontohkan saat majalah Playboy versi Indonesia akan terbit, nama Playboy sendiri sudah identik dengan majalah serupa terbitan Amerika yang isinya penuh dengan foto-foto wanita telanjang. Namun Dewan Pers tetap menunggu majalah itu terbit dan baru memberikan fatwanya. “Konsumennya kan ada dan dilindungi undang-undang. Jadi sah-sah saja,” lanjutnya.
Kecaman justru datang dari kalangan aktivis perempuan yang diwakili Ketua LBH Apik, Ratna Baramurti. Ratna mengancam melancarkan somasi jika penerbitan tabloid ini tetap dilakukan karena dianggap mampu menyebarluaskan ajaran poligami dan membodohi perempuan Indonesia. “Tabloid ini merupakan ancaman bagi perempuan Indonesia,” tegasnya.
Poligami sendiri dipandangnya sangat bertentangan dengan perjuangan kesetaraan gender dan hukum Indonesia, yaitu Undang-Undang Perkawinan tahun 1974 tentang kesetiaan pasangan suami istri baik soal kebutuhan lahir dalam batin.
Sedangkan, Redaktur Pelaksana Tabloid Poligami, Dastro saat dihubungi mengatakan, selama ini masyarakat melihat Poligami dari sudut pandang yang negatif alias buruk, seperti yang terjadi pada artis Angel Lelga dan Mayangsari.
“Padahal mereka punya pemikiran-pemikiran yang jernih dan bagus dari mereka, soal kenapa memilih menerima Poligami,” jelasnya.
Rencananya Tabloid Poligami ini sendiri akan terbit 18 halaman. Dalam terbitan perdananya akan memunculkan profil kalangan intelektual dan artis yang menjadi pelaku-pelaku poligami seperti, bekas istri ketiga Rhoma Irama, Angel Lelga. (iga)
Laporan: Dudy Novriansyah
Sumber :
rakyatmerdeka.co.id

   0 comments

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments